Ya…Berpikir kembali menjadi NOL (0)

Posted in daily on January 31, 2009 by ariedjoeanda

bila saat yang penat dengan keluh dan kesah yang menjadikan kalut pikiran, sejenak termenung dalam kesepian, toleh kebelakang untuk melihat apa yang 1 detik lalu dikerjakan, 1 menit yang barusan terjadi, 1 jam yang terlupakan, 1 hari yang diberikan untuk membantu orang lain, 1 minggu untuk menjalankan apa yang sudah di rencanakan, 1 bulan dengan memberikan konsep, 1 tahun sebagai pijakan hari ini.

kalau pun itu belum terjadi kembalikanlah diri kita pada posisi NOL, lihat kembali kebelakang adakah yang terlewatkan. Kalaupun saat ini kita belum bermanfaat bagi orang lain, tapi sedikit tidaknya kita telah mempersiapkan diri kita untuk dapat menghargai diri kita sendiri, dan seterusnya dapat menghargai orang lain, sehingga nilai-nilai yang terlewat dapat kita temukan dan menjadikan itu konsep seutuhnya untuk kembali memulai kepada angka 1 dengan kecepatan 1 pula, biarkan saat itu menjadi nilai yang konstan dan teruslah lakukan perubahan-perubahan yang konstan.

Liburan…..telah usai

Posted in daily on January 5, 2009 by ariedjoeanda

wah lumayan juga neh, hari ini tanggal 5 januari 2009 memulai aktivitas lagi, setelah liburan kurang lebih 2 mingguan…. lumayan deh liburan dihabiskan mulai dari kantor yang rencananya mau nyelesaikan pekerjaan tetapi gitulah gagal bener, bingung mau mulai dari mana, seharusnya dikerjain aja dan tak memikirkan mulainya dari mana.

sabtu siang tanggal 27 desember 2008 gw mulai deh perjalanan singkat sekitar jam 2-an di jemput ma travel dan sekitar jam 4-an meluncur ke lubuk linggau, neh kota kecil diprovinsi sumsel adalah tempat kelahiran gw, walau cuma beberapa jam ya gw nikmati deh sedikit demi sedikit kenangan masih kecil dulu.

malemnya gw cau lagi sekitar jam 6.30 malem ngantri tiket kereta to kabur ke palembang, sampai juga sekitar jam 5 pagian tanggal 29 desember 2008, lihat ampera again, keruhnya sungai musi, bisingnya lalu lintas palembang, glamornya anak-anak abg palembang sekarang, ga seperti waktug gw kecil dulu, fashionable, modis, dan gaul lah sekarang tuh anak-anak abg. walking around, looking-looking stadion sriwijaya, ampera diwaktu malam, kambang iwak, shopping-shopping di mal-mal, sealang dasar gupek ato emang kuper, dah 6 tahun berdomisili di lampung cari-cari bioskop ga ke temu, asem banget. ternyata sekarang emang udah ga di pasang lagi tuh spanduk film yang tayang, muter-muter berapa mall tak liat satu pun, logo 21 aja tersembunyi, apa karena kalah ma dvd/cd bajakan ya…. akhirnya menjelang pulang ke lampung iseng maen-maen lagi ke mall dan masa’allah ternyata tuh logo 21 sege gajah baru keliatan :) , ya udahlah laen kali kalo pulang ke palembang lagi mesti nonton deh :) .

ya sekarang mesti bikin resolusi neh buat tahun 2009 ini, planning apa yang dari tahun 2003 gw buat tuk di wujudkan, selain itu apa yang bisa gw berikan ke orang-orang yang ada disekitar gw, orang-orang yang selalu dan masih memberikan kesempatan untuk selalu bersama mereka, orang-orang yang memberikan trust nya, mungkin itulah yang akan gw lakukan kepada mereka, menjaga dan menjadi sahabat bagi mereka.

so, untuk pekerjaan ya mungkin akan lebih menarik lagi kalo buat sesuatu yang beda :D , memberikan kebebasan kepada temen-temen deh…

ya…. kerjakan apa yang orang lain tak bisa kerjakan (Mario Teguh), jadilah orang yang kecil tetapi mempunyai peran besar bagi komunitasnya.

Hanya Sekedar Teori

Posted in daily with tags , , , , , , , , , on December 26, 2008 by ariedjoeanda

Bisnis network marketing adalah suatu bisnis yang digerakan oleh suatu sekelompok orang yang didukung oleh suatu perusahaan, support system, dan ditunjang oleh produk yang dapat diperjualbelikan. Produk tersebut dapat berupa obat-obatan, kebutuhan rumah tangga, otomotif, asuransi, telekomunikasi dan lain sebagainya.

Kebanyakan orang merasa enggan dan trauma dalam melihat, mendengar kata network marketing, jangankan untuk mengikuti kembali bisnis semacam ini, mendengar atau melihat tulisan Network Marketing sendiri mereka telah menjadi takut. Perasaan takut seseorang terhadap Network Marketing, Multi Level Marketing dan sejenisnya dilandasi oleh kegagalan diri sendiri dalam mengikuti bisnis ini, selain itu yang paling parah adalah melihat kegagalan orang lain tanpa pernah masuk dan melihat secara langsung seperti apa bisnis ini, dan langsung mengambil suatu kesimpulan bahwa BISNIS INI TIDAK BENAR, mereka hanya menjual mimpi, mereka membohongin SAYA atau DIA inilah realita yang terjadi pada masyarakat sekarang ini.

Satu hal yang perlu kita sadari adalah bisnis Network Marketing ataupun Multi Level Marketing tidak diciptakan untuk orang yang langsung ingin kaya, ingin menjadi jutawan, ingin menjadi miliyarder. Akan tetapi dalam bisnis ini yang paling utama adalah suatu pendidikan leadership atau kepemimpinan yang diterapkan kepada orang-orang yang mengikuti bisnis ini.

Pertanyaannya mengapa banyak orang yang gagal dalam bisnis seperti ini ? Untuk menjawab pertanyaan seperti itu kita dapat memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada diri kita sendiri.
1. Sudahkah mereka yang mengikuti bisnis ini mempelajari diri mereka sendiri ?
2. Sudahkah mereka yang gagal dalam bisnis ini menjadi pemimpin dari dirinya ?
3. Sudahkah mereka yang gagal dalam bisnis seperti ini telah menjadi sosok leader bagi membernya ?
4. Sudahkah meraka yang gagal dalam bisnis ini menceritakan kebaikan dalam bisnis ini ?
5. Jujurkah mereka yang gagal dalam bisnis ini menceritakan mengapa mereka bisa gagal ?

Setelah pertanyaan-pertanyaan seperti itu muncul dalam benak kita, sehingga kita dapat membuat pertanyaan-pertanyaan lainnya untuk diri kita sendiri bila kita ingin mengikuti bisnis semacam ini.
1. Apa yang dapat saya pelajari dari bisnis ini ?
2. Apa yang akan saya dapatkan dari bisnis ini ?
3. Apa yang akan terjadi nanti ?
4. Apa yang orang lain pikirkan, rasakan, butuhkan dan diinginkan ?
5. Bagaimana hal seperti ini dapat menjadi situasi atau solusi win-win ?

Apabila ternyata dalam mengeluti bisnis ini ternyata anda bagian dari orang-orang yang gagal, dan orang-orang yang gagal akan memberikan pertanyaan-pertanyaan dalam dirinya.
1. Siapakah yang patut saya salahkan ?
2. Mengapa saya gagal ?
3. Bagaimana saya dapat terjebak dalam tim yang buruk ?
4. Bagaimana saya dapat membuktikan bahwa saya benar ?

Dan ternyata apabila kita berhasil dan sukses dalam bisnis ini, pernahkah kita berterima kasih kepada diri kita sendiri, kepada orang yang merefrensikan kita, kepada para member yang selalu mendukung kita ???

Dari pertanyaan-pertanyaan tersebut di atas, maka sebenarnya sangat simpel sekali untuk memulai bisnis seperti ini.

Tips 1. Pikirkan, Sikapi dan Siapkan
Sebelum anda masuk atau tercebur lebih jauh ke dalam bisnis Network Marketing ada baiknya yang harus anda lakukan adalah :
1. Pikirkan. Pikirkan secara matang-matang apakah anda telah berani mengambil resiko yang paling buruk dalam hidup anda.
2. Sikapi. Sikapi bisnis ini layaknya anda adalah pemilik perusahaannya, hidup dan mati perusahaan yang ada refrensikan ada ditangan anda.
3. Persiapkan. Bukan hanya para pelajar yang selalu mempersiapkan buku-buku pelajaran untuk dipelajari pada hari ini, esok dan seterusnya, akan tetapi persiapan diri untuk masuk ke dalam bisnis seperti ini adalah yang paling utama, baik dari mental, spirit, dan juga pengetahuan.

Tips 2. Marketing Plan yang Jujur
Kebanyakan para pelaku bisnis seperti ini pada awalnya menawarkan produk perusahaan yang mereka ikuti, ataupun janji-janji nominal bila mengikuti bisnis seperti ini, ataupun bonus royalty yang secara kontinuitas didapatkan. Tetapi sangat jarang sekali ada pelaku bisnis bidang ini yang memaparkan secara terperinci tentang produk perusahaannya, hitung-hitungan mendapatkan nominal, kelebihan system perhitungan perusahaan, tapi sangat mungkin tidak ada sama sekali para pelaku bisnis memberikan satu kelemahan dari perusahaan yang mereka ikuti. (Beranikah kita menggali dan menganalisa system perusahaan kita)

Tips 3. Waktu dan Tempat
Bila anda telah bergabung dan aktif bahkan anda mempunyai banyak member, hal yang perlu anda lakukan adalah meluangkan waktu kapan saja dan dimana saja untuk selalu dapat memberikan bantuan kepada member anda yang sedang bermasalah, selalu memberikan support atau dukungan.

Tips 4. Helping Leader
Secara tidak langsung bisnis network marketing adalah bisnis yang mengharuskan seorang leader yang dengan iklas membantu dan menolong para membernya, rela menghabiskan sebagian waktunya untuk mengontrol, memberikan support, memberikan motivasi dan lainnya. Bila sang leader dalam bisnis ini hanyalah mengutamakan kepentingan dirinya sendiri maka umur dari suatu grup dalam system ini tidak akan berlangsung lama. Dan bila itu terjadi, sang leader bukanlah seorang pahlawan bagi member-membernya, akan tetapi tak lebih dari seorang pecundang, yang selalu banyak menuntut kepada member tetapi jarang sekali memberikan rahasia kesuksesannya. Bila semua orang dalam network anda adalah orang-orang yang berhasil dan sukses dalam menjalankan bisnisnya (tidak hanya dilihat dalam nilai nominal) terlebih lagi dalam meregenerasikan sifat dan sikap kepemimpinan anda kepada member anda.

Dari keempat tips tersebut, dapat kita simpulkan bahwa bisnis network marketing ini lebih cenderung menciptakan bakal calon pengusaha-pengusaha yang handal, bermental baja, mempunyai karismatik kepemimpinan yang tinggi, selalu menjadi manusia yang terpelajar (tumbuhkan pertanyaan-pertanyaan yang bersifat selalu menimbulkan keingintahuan kepada diri kita).

Selamat menjadi orang baru dalam hidup anda, dengan cara merubah setiap pertanyaan-pertanyaan anda kearah jalan-jalan orang terpelajar, bukan menjadi seseorang yang selalu menilai dan akhirnya jatuh ke dalam lobang penilaiannya sendiri.

Refrensi
1. Video Sales Magic Tung Kesem Waringin
2. Change Your Question Change Your Life, Marilee G. Adam., Ph.D
3. http://www.inquiryinstitute.com

MLM dan Kepemimpinan

Posted in ecek with tags , , , , , , , on December 21, 2008 by ariedjoeanda

Wah minggu pagi, bangun tidur, idupin komputer, dial up ke internet, chatting, ngobrol sama temen-temen lama, dan obrolannya adalah masalah MLM, atau network marketing. Berikut ini adalah obrolan saya dengan teman saya.

edi_susanto07: bos virtual itu bagian dari DBS bukan Boss
edi_susanto07: Browsing di pond site?
edi_susanto07: jangan harap
ariedjoeanda: wew
ariedjoeanda: bukan
ariedjoeanda: kenapa emangnya boss
ariedjoeanda: dengan DBS
edi_susanto07: ga papa
edi_susanto07: ada yang ajakin
ariedjoeanda: udah ikod DBS ya
ariedjoeanda: siapa boss
edi_susanto07: ada info tentang DBS boz
ariedjoeanda: <<=== ikod dbs
ariedjoeanda:
ariedjoeanda: gini boss
ariedjoeanda: kita semua kan dalam tahap pembelajaran ya
edi_susanto07: trus
ariedjoeanda: jadi jangan melihat dari segi satu usaha nya dulu boss
ariedjoeanda: virtual <> dbs
ariedjoeanda: kalo virtual ereload itu bener bener suatu bisnis konfensional dimana member melakukan direct selling
edi_susanto07: oo
edi_susanto07: klo dbs
ariedjoeanda: dan bila dia jadi master / agen dengan mengajak orang lain dia baru dapet fee / transaksi itu 50-100perak
ariedjoeanda: nah kalo di dbs dia seperti ini bos
edi_susanto07: lha kok
ariedjoeanda: dia network marketing
edi_susanto07: ya sih
ariedjoeanda: jadi bila kita mendaftarkan user kita / salles kita
ariedjoeanda: maka kita dapet fee, dan bila member kita melakukan direct selling, maka / transaksi itu kita dapet 100rp kalo ga salah
ariedjoeanda: satu hal yang perlu dipelajarin dari sistem DBS adalah merubaha pola berpikir masyarakat,
edi_susanto07:
ariedjoeanda: membawa suatu masyarakat untuk mempunyai usaha sendiri
edi_susanto07: kyakanya udah ikut DBs nich
edi_susanto07:
ariedjoeanda: <<<== di dbs tapi lom aktif
ariedjoeanda: baru beberapa hari
ariedjoeanda: masih belajar,
ariedjoeanda: itu juga bukan ane yang daftar, ga pakek duit daftarnya ane boss
ariedjoeanda: ada orang yang tau tau kasih ID DBS nya
edi_susanto07: wah aku bisa pinjem duitnya nich
ariedjoeanda: btw boss disana ada signal starone ga
edi_susanto07:
ariedjoeanda: heheehe
edi_susanto07: wah kurang tau klo towernya lom ada bos\
ariedjoeanda: ane ada temen di palembang boss
ariedjoeanda: jadi dia ini yang tau tau masukin ane di DBS
ariedjoeanda:
ariedjoeanda: dia baru gabung di DBS sebulan yang lalu
ariedjoeanda: ini baru bulan ke dua kalo ga salah
ariedjoeanda: ya kalo di itung itung dengan rasional itu tak mungkin terjadi
ariedjoeanda: tapi ya seperti itu
ariedjoeanda:
ariedjoeanda: masih kecil penghasilannya
ariedjoeanda: semiggu yang pasti dia dapet omset sekitar 200-500rb
ariedjoeanda: per minggunya
ariedjoeanda:
edi_susanto07: itumah gede bozz
ariedjoeanda: mungkin dalam benak ente tertarik kah saya
ariedjoeanda: ???
ariedjoeanda: mengikuti bisnis ini
edi_susanto07: kyknya sih tertarik bos
ariedjoeanda: jujur ane jawab belum tertarik
edi_susanto07: raport merah dbs ada info lom bos
edi_susanto07: halaja eira: jujur ane jawab belum tertarik
= boleh dijelasin analisisnya bos

ariedjoeanda: raport merah nya DBS bakal buka cabang di Singapura dan HOngkong tahun depan
ariedjoeanda: kenapa ane tidak tertarik
edi_susanto07: kok
ariedjoeanda: 1. sebelum tercebur lebih jauh, pikirkan, sikapi, persiapin diri untuk masuk ke dalam bisnis seperti ini
ariedjoeanda: 2. pelajari dengan benar marketing planntnya, seperti apa, bisakah kita jujur kepada calon prospek kita
ariedjoeanda: 3. setelah calon prospek itu masuk dan menjadi member kita, apa yang mesti kita perbuat, sudah banyak waktukah kita untuk membantu mereka
edi_susanto07: wah itu yang sudah tak bicarain sama dewi kemarin
ariedjoeanda: 4. ini bisnis saling tolong menolong, akankah kita ingkari semua itu, dan kita menari di atas penderitaan temen-temen member kita
ariedjoeanda: nah 4 pilihan itu yang membuat saya berpikir dan terus berulang, looping untuk memutuskan, satu sisi saya jadi pahlawan, dan sisi yang lainnya saya bakal jadi pecundang

ariedjoeanda: kalo boss cerna dari omongan saya
ariedjoeanda: kira – kira ada unsur ke tidak jujuran ga di dalam tulisan itu
edi_susanto07: ono pak
ariedjoeanda: dimana nya
edi_susanto07: point 2 menanyakan bisakan kita jujur
edi_susanto07: nah bearti potensi tidak jujur disana
edi_susanto07: ada
ariedjoeanda: bisakah kita jujur <<<== ini buat diri sendiri, sebelum mengikuti bisnis network marketing
ariedjoeanda: kalo kita belum bisa jujur, maka hasil yang akan kita dapetkan adalah bohong pak
ariedjoeanda: ini adalah cambuk untuk mendewasakan kita
edi_susanto07: yups
ariedjoeanda: kebanyakan orang di bisnis semacam ini selalu memberikan iming among yang wah…. tapi pertanyaannya sudah sanggupkah kita pertanggung jawabkan semua itu ??
ariedjoeanda: 1 ke tidak jujuran saya, ke boss, dimana saya menganalogikan TEMAN di palembang yang sebenarnya dalah orang tua saya sendiri pak boss
edi_susanto07: aku jga berfikir sama ketika waktu dulu di SMP ada tawaran untuk mengikuti semacam arisan yang dapet nya bisa Miliaran hanya dengan mengirimkan uang ke pada yang ngajak kita dan kita mengirimkan ke sepuluh orang berita tsb dan mereka akan mengirimkan uang ke kita
edi_susanto07: yang terpikir adalah bagaimana dengan yang terakhir
edi_susanto07: di Mlm juga akan terpikir bagaimana yang terakhi dalam sistem
ariedjoeanda: bagaimana dengan yang terakhir ???
edi_susanto07: yang muncul adalah korban2 berikutnya
ariedjoeanda: kalo seperti ini jawabnya adalah seperti ini pak
ariedjoeanda: di dalam suatu usaha / bisnis, baik konvensional maupun network yang dibutuhkan adalah sosok satrio pininggit
ariedjoeanda: ada sudah siap dengan itu
ariedjoeanda: maka anda harus menjadi sosok yang dapat membantu sampai kapan pun
ariedjoeanda: bila anda mati
ariedjoeanda: siapa yang akan menjadi penerus ke pemimpinan anda
ariedjoeanda: dan ini hukum yang berlaku untuk urusan ke tatanegaraan juga
edi_susanto07: ehm..
ariedjoeanda:
edi_susanto07: ya pasti pak
edi_susanto07: tugas seorang pemimpin yang paling utama adalah menciptaan pemimpin seanjutnya
ariedjoeanda: bener pak
ariedjoeanda: itulah konsep ke tata negaraan yang benar
ariedjoeanda: seorang pemimpin yang tua harus siap menerima dan mentatar calon pemimpin yang baru untuk melanjukan misi nya
ariedjoeanda: pertanyaannya sudah tercipta kah sosok pemimpin seperti itu ???? untuk Indonesia bahkan Dunia
ariedjoeanda: jawabnya susah dan terputus
edi_susanto07:
ariedjoeanda: jawabnya sudah dan terputus
edi_susanto07: setuju pak
ariedjoeanda: sudah = di jaman para nabi dan rasul dan jaman para khilaffah dan jaman ummayah (kalo ga salah pak)
ariedjoeanda: terputus, karena ada sisi hitam manusia yang kikir dan tamak akan kepemimpinan dan ke bendaan
ariedjoeanda: ya jadinya seperti sekrang
edi_susanto07: wah cemerlang sekali pola pikir boz
edi_susanto07: dengan basic ahli komputer ke pola tetnegara
ariedjoeanda: bukan saya yang ngomong boss
ariedjoeanda: tapi orang orang yang udah dahulu boss
ariedjoeanda: kita mau maju, berarti kita siap mempelajarin ke gagalan generasi terdahulu
edi_susanto07: kpn di indoesia bisa menciptakan kepemimpinan yang seperti itu boz
ariedjoeanda: ya seharusnya secepetnya
ariedjoeanda: mungkin 5 generasi lagi
ariedjoeanda: setelah mereka dapat memutihkan ke gagalan kegagalan dari generasi kita ke bawah
edi_susanto07: satrio piningitnya bener2 di pingit mas
ariedjoeanda: heheheh
edi_susanto07: dengan sistem dan pola pikir bangsa kita sekarang boz

Nah, dari argumen saya dengan temen saya dijamin tidak semuanya bener, dan belum tentu benar atau valid, semua itu kembali kepada kita semua, bagaimana membuat suatu keputusan untuk dapat menciptakan kepemimpinan di dalam diri kita sendiri. salam SUKSES untuk semua orang di Indonesia.


Cuma Sekedar Iseng

Posted in daily with tags , , , , on December 20, 2008 by ariedjoeanda

Anda Gagal Merekrut? Inilah Penyebabnya!!!

Setiap orang yang bergabung dengan sebuah bisnis network-marketing pasti tahu bahwa kegiatan rekruting merupakan urat-nadi perkembangan sebuah jaringan network-marketing. Tanpa merekrut, jaringan bisnis Anda tidak akan berkembang sehingga mengakibatkan bonus yang Anda peroleh juga tidak meningkat. Sebagian besar distributor menganggap kegiatan rekruting sebagai salah satu kegiatan paling sulit dalam mengembangkan sebuah bisnis network-marketing.

Doug Firebaugh, seorang Top Leader industri network-marketing dari Amerika Serikat pernah mengatakan bahwa kegagalan dalam melakukan rekruting timbul karena 5 alasan utama. Kelima alasan tersebut adalah :

1. Distributor yang tidak berkomunikasi dengan prospek : Semua distributor tahu bahwa untuk merekrut, mereka harus sering memperkenalkan bisnis network-marketing yang mereka jalankan kepada teman dan relasi. Walaupun demikian, banyak sekali distributor yang tidak melakukannya. Mengapa?

Alasan utama adalah ”Rasa Takut”.

Cara yang tepat untuk mengatasi “Rasa Takut” adalah dengan meminta bimbingan dan training dari upline supaya perlahan-lahan “Rasa Takut” tersebut dapat dihilangkan.

2. Distributor yang kurang berkomunikasi dengan prospek : Sering kali seorang distributor menetapkan target yang terlalu rendah dalam kegiatan prospekting. Seorang distributor dalam jaringan saya bertanya, “Saya sudah melakukan presentasi 2 kali seminggu selama 2 bulan, tapi belum juga ada yang bergabung dalam bisnis network-marketing saya. Saya rasa saya tidak cocok di bisnis ini.”

Jika Anda juga mengalami hal di atas, mungkin saja “ilmu merekrut” Anda masih belum cukup. Mungkin di bulan-bulan pertama Anda masih perlu melakukan 20 presentasi untuk merekrut satu distributor. Tetapi dengan latihan yang cukup dan bimbingan dari mentor dan upline Anda, kemungkinan besar “ilmu merekrut” Anda akan meningkat secara bertahap sehingga Anda dapat merekrut satu distributor baru setiap minggu.

3. Distributor yang tidak berkomunikasi dengan prospek yang tepat : Seringkali distributor network-marketing menghabiskan terlalu banyak waktu dengan prospek yang tidak tepat. Yang dimaksud dengan prospek yang “tidak tepat” adalah orang-orang yang tidak berminat dan juga tidak cocok untuk menjalankan bisnis network-marketing. Contohnya adalah orang-orang yang suka mengeluh, orang-orang yang gampang menyerah, orang-orang yang tidak berminat untuk meningkatkan penghasilan dan taraf hidup keluarga-nya.

Kalau begitu, bagaimana tipe prospek yang tepat?

Tipe prospek yang tepat adalah orang-orang aktif yang berpikiran positif dan selalu berusaha supaya lebih sukses. Tipe orang-orang ini seringkali bergaul dengan orang-orang sukses lainnya yang selalu berpikiran positif dan berusaha supaya lebih maju.

Supaya Anda dapat merekrut orang-orang sukses, Anda juga harus mempraktekkan kebiasaan orang-orang sukses dengan cara belajar mengembangkan kepribadian melalui training-training yang sering diadakan oleh upline dalam organisasi maupun perusahaan network-marketing yang Anda jalankan.

4. Distributor yang tidak berkomunikasi dengan benar ke prospek : Dalam kegiatan prospekting dan rekruting, kita harus mengutamakan kepentingan prospek. Kita harus sadar bahwa peluang bisnis yang kita tawarkan haruslah sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Jangan sampai kita memaksakan kehendak kepada seorang prospek / calon distributor. Jika kita terlalu memaksakan supaya prospek bergabung dengan bisnis network-marketing kita, bisa saja mereka setuju untuk bergabung dan membayar uang keanggotaan karena segan untuk menolak. Akan tetapi, jika mereka tidak mengembangkan bisnis mereka setelah bergabung secara resmi, maka perkembangan bisnis network-marketing Anda tetap akan terhambat.
5. Distributor yang terlalu banyak bicara : Orang-orang tertentu memiliki kebiasaan untuk terlalu banyak bicara. Seharusnya kegiatan rekruting memiliki porsi presentasi dan tanya jawab yang seimbang. Artinya : kegiatan rekruting merupakan kegiatan dua-arah. Jangan mendominasi kegiatan rekruting dengan presentasi Anda. Supaya terjadi interaksi yang sehat, ada baiknya Anda menanyakan poin-poin tertentu kepada prospek / calon distributor, atau mereka diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan. Jika Anda mendominasi kegiatan rekruting dengan presentasi dari Anda yang bersifat se-arah, ada kemungkinan prospek / calon distributor menjadi antipati terhadap peluang bisnis yang Anda tawarkan.

Demikianlah 5 alasan utama yang mengakibatkan gagalnya kegiatan rekruting. Mudah-mudahan dengan mengetahui penyebab kegagalan rekruting tersebut, Anda dapat menghindarinya dan semakin sukses dalam mengembangkan bisnis network-marketing Anda.
Diposkan oleh Andhika Hantyo P di 03:36 2 komentar
Mengapa Sikap Prospek Yang Positif Berubah Menjadi Negatif Keesokan Hari?

Apakah anda pernah mengalami hal seperti judul di atas? Pada suatu hari, Anda berhasil mengundang prospek untuk mendengarkan peluang usaha yang anda tawarkan. Sang prospek memberikan respon yang baik terhadap tawaran tersebut. Setelah memberikan data-data yang dibutuhkan sebagai syarat untuk terdaftar sebagai anggota, maka prospek anda mengatakan akan melakukan pembayaran pada keesokan hari.

Anda sudah tidak sabar menanti pergantian fajar untuk menerima pembayaran dari anggota team yang baru. Tapi apa yang terjadi? Anda mendapat kabar bahwa pembayaran yang ditunggu-tunggu tidak jadi dilakukan dengan seribu satu alasan yang terdengar logis. Mengapa hal ini sering terjadi? Kelihatannya masih ada kesalahan dalam proses closing yang anda lakukan.

Walaupun anda telah memberikan informasi dengan baik dan benar pada saat presentasi sehingga prospek anda menyambut dengan positif, tetapi sebagian besar orang memiliki sikap untuk bermain aman dan takut tertipu. Maka mereka akan memberikan jawaban ini kelihatannya bagus dan masuk akal, tetapi beri saya waktu satu dua hari untuk memberikan jawaban.

Lalu apa yang mereka lakukan setelah itu? Mereka akan mulai mengajak teman dekat yang lain atau keluarga dekat untuk bergabung. Tetapi karena minimnya pengetahuan yang dimiliki, maka yang diajak malah memberikan peringatan dan sinyal-sinyal negative, sehingga prospek anda menjadi mundur dan merasa bisnis yang anda tawarkan terlalu sulit baginya.

Jadi apa yang harus dilakukan untuk menghindari terjadinya kasus di atas? Pertama-tama anda harus menghargai sikap dari prospek untuk berpikir terlebih dahulu, tetapi harus dibuatkan pagar pengaman sehingga ia tidak bercerita terlebih dahulu kepada pihak lain dengan mengatakan:

1. Saya setuju bahwa anda harus memiliki keyakinan yang bulat untuk berhasil di sini dan itu sangat bagus. Tapi demi kebaikan anda, apabila ada pihak lain yang harus dimintai pendapat dalam mengambil keputusan, maka akan jauh lebih baik kalau dipertemukan lagi dengan saya. Dan kalau masih ada sesuatu yang belum jelas, silakan menghubungi saya kembali, karena apabila anda sakit gigi maka harus berobat ke dokter gigi bukannya dokter mata, demikian juga berlaku di sini, lebih baik anda bertanya pada orang yang benar-benar mengerti tentang bisnis ini dari pada ke orang yang tidak mengerti dan akan menghalangi anda untuk berhasil.
2. Saya mendukung sikap anda, sekarang pikirkanlah dengan baik untuk bergabung atau tidak. Jangan bercerita kepada pihak lain sebelum anda putuskan. Karena ibaratnya anda baru dinyanyikan satu lagu yang baru, maka apabila anda bernyanyi kepada pihak lain, maka hasilnya tidak karuan karena anda belum menguasai lagu tersebut. Jadi hanya putuskan saja untuk bergabung atau tidak.
3. Sebaiknya anda jangan mencoba mengajak orang terlebih dahulu sebelum anda bergabung. Karena mereka akan bertanya apakah anda sudah bergabung? Karena mereka tahu anda belum bergabung, maka hal ini akan diduplikasikan. Sehingga pada akhirnya tidak akan ada yang bergabung dalam bisnis yang bagus ini.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat!
Diposkan oleh Andhika Hantyo P di 03:31 0 komentar
Siklus di Bisnis MLM

Sudah merupakan sebuah kenyataan bahwa kegiatan bisnis di MLM selalu berhubungan dengan omzet. Dengan meningkatnya omzet meningkat pula pendapatan/bonus seorang distributor MLM. Peningkatan bonus inilah yang ingin dicapai dan akan memberikan motivasi/semangat kepada pelaku bisnis tersebut (distributor). Dengan semangat tersebut tentunya akan lebih meningkatkan aktivitas bisnis.

MLM (Multilevel Marketing) merupakan distribusi barang/produk secara berjenjang atau bertahap. Untuk pendistribusian secara bertahap ini perlu adanya seorang distributor. Dengan sistem pembagian pendapatan/bonus yang dibuat oleh sebuah perusahaan MLM atau yang lebih dikenal dengan Marketing Plan maka seseorang akan memutuskan untuk melakukan kegiatan bisnis tersebut dengan bergabung menjadi seorang distributor. Nah, sekarang pertanyaannya adalah bagaimana meningkatkan omzet?

Peningkatan omzet di sebuah MLM selalu di mulai dari distributor atau anggotanya, baik itu level terbawah, menengah ataupun top level. Cara yang bisa dilakukan adalah:

1. Sebagai distributor sekaligus pengusaha diwajibkan untuk mengenal produk yang akan dipasarkannya, salah satunya adalah dengan swa konsumsi. Diharapkan dari swa konsumsi ini seorang distributor dapat menceritakan ttg khasiat produk tsb sehingga akan timbul rasa percaya.

2. Alternatif kedua sebagai peningkatan omzet adalah melakukan penjualan. Dengan bercerita pengalaman mengkonsumsi produk merupakan salah cara dalam memasarkan.

3. Karena MLM tidak harus dengan berjualan yg identik dengan seorang sales yang harus door to door, maka seorang distributor mulai harus berpikir ala seorang manajer dalam berbisnis yaitu mulai membuka cabang baru. Perkenalkan bisnis ini ke rekan-rekan yang memiliki komitmen untuk berbisnis, ajarkan hal sama dalam mengelola usaha tersebut. Kegiatan ini merupakan Business Opportunity dan Duplikasi.

Dari 3 kegiatan tersebut tentunya omzet akan meningkat seiring dengan penambahan network dan hasilnya pun akan mendongkrak pendapatan/bonus sehingga semangat para distributor akan terjaga untuk melanjutkan kegiatan bisnis tersebut. Dan ini adalah sebuah siklus “Kegiatan Bisnis -> Omzet -> Semangat -> Kegiatan Bisnis”.

Pengembangan Jaringan Dengan Filsafat Ayam

Banyak di antara pelaku network marketing merasa dirinya gagal dalam menjalankan bisnis network marketing. Padahal yang benar adalah dia belum berhasil karena belum bekerja keras, cerdas, dan ikhlas. Di antara kerja cerdas adalah dengan bekerja meniru cara kerja induk ayam.

Apa yang dilakukan induk ayam?

1. Pacaran : Pacaran adalah ibarat dari prospecting mencari kenalan di manapun dan kapanpun. Di halte bis, di terminal, di dalam lift, bis, kereta, kapal laut, pesawat, dll. Gunakan strategi kenalan dengan menggunakan ‘ice-breaking’ menanyakan jam, tujuan, keluarga, cuaca, topik yang sedang trend saat ini, dll. Sebaiknya membekali diri dengan membaca buku Dale Carnegie “How to get friends and to influence people” yang sudah diterjemahkan menjadi bagaimana mencari kawan dan mempengaruhi orang lain.

2. Bertelur : Bertelur adalah ibarat dari sponsoring mendapatkan anggota baru.

3. Mengeram : Mengeram adalah ibarat dari melakukan home meeting dan home sharing di rumah anggota baru untuk mengajari yang bersangkutan bagaimana caranya membuat dream book, daftar nama, mengundang, presentasi, follow-up, mengenal produk, mengguanakan alat berupa buku, kaset, dan pertemuan.

4. Mengais mencari makanan bersama anak-anaknya : Memberikan contoh kepada mitra muda (down-line) bagaimana caranya sponsoring dan membina, agar terjadi duplikasi.

5. Melindungi anak-anaknya dari musuh dengan memasukkan mereka dalam dekapannya atau langsung menyerang musuh. Melindungi mitramuda baru dari virus negatif dengan memberikan jawaban yang tepat, bahkan dengan mempersiapkan imunisasi sebelum virus negatif menyerang. Melindungi mereka dari serbuan MLM lain yang akan merontokkan jaringan.

Dalam hal ini saya termasuk orang yang tidak menyetujui polygami MLM. Menjalankan dua MLM bagaikan seseorang yang mendaki dua gunung dalam satu waktu yang bersamaan.

Peribahasa jangan simpan telur dalam satu keranjang berlaku bagi orang yang menekuni MLM tanpa meninggalkan pekerjaannya sebagai pegawai bukan sebagai pelaku MLM lain. Banyak bukti yang menjalankan dua MLM sekaligus jaringannya menjadi rontok, akhirnya terjadi ingin untung jadi buntung.
Ingin dapat semua, malah hilang semua.

Selamat Mencoba! Semoga sukses selalu!!
Diposkan oleh Andhika Hantyo P di 03:28 1 komentar
Kamis, 2008 Oktober 09
Pola Pikir : Penuh Atau Kurang?

Dunia ini adalah dunia yang makmur atau dunia yang kekurangan? Kalau makmur, mengapa ada orang miskin? Kalau kekurangan, mengapa ada orang kaya?

1. Dunia ini penuh dengan uang atau kekurangan uang?

Orang yang merasa dunia kekurangan uang, mencari uang itu sulit, menjadi kaya itu sulit, seringkali benar-benar tidak bisa kaya. Sementara, orang-orang yang merasa dunia penuh dengan uang, bahwa uang bertebarang di mana-mana, tinggal ditangkap saja, atau bahwa menjadi kaya itu mudah sekali, bahkan tidak perlu melakukan sesuatu yang illegal, tetapi bisa kaya dengan mudah, akan selalu menjadi orang yang kaya raya. Koin yang sama, sisi yang berbeda, yang mana yang ingin anda lihat?

2. Dunia penuh dengan prospek atau kekurangan prospek?

Sama juga, orang yang merasa mencari prospek itu sulit, jaringannya pun kecil. Orang yang merasa bahwa mencari prospek itu mudah sekali, prospek ada di mana-mana, selama mata masih melihat adanya manusia, maka itulah prospek, biasanya jaringannya pun tumbuh dengan cepat dan besar.

1. Dunia penuh dengan konsumen retail atau kekurangan konsumen retail?

Lagi-lagi, pandangan yang berbeda terhadap penjualan retail akan menghasilkan sesuatu yang berbeda pula. Banyak distributor yang merasa bahwa menjual itu sulit, siapa yang sanggup dan mau memakai produk kita, dan sebagainya, biasanya mengalami kebingungan dan kesulitan untuk tutup point. Sementara orang-orang yang merasa bahwa dunia penuh dengan konsumen, lagi-lagi selama mata masih memandang adanya manusia, maka merasa bisa diajak bergabung atau beli produk, maka mereka tidak pernah kesulitan untuk tutup point.

4. Dunia penuh dengan harapan atau sudah tak punya harapan?

Banyak orang merasa dunia sudah bobrok, sudah rusak, bejat semua, mencurigai semua orang, berprasangka buruk pada semua orang, biasanya hidup mereka tidak bahagia, sibuk dan pusing memikirkan sesuatu yang mereka tidak bisa mengontrol atau memiliki kuasa untuk mengendalikan. Tetapi orang-orang yang merasa bahwa dunia ini indah, penuh harapan dan rasa syukur, banyak sekali orang-orang baik yang diberikan untuk kita akan hidup lebih tentram, bahagia, dan menjadi orang-orang yang berhasil.

Salam sukses,
Diposkan oleh Andhika Hantyo P di 13:49 2 komentar
Mengapa Saya Memilih MLM?

Orang mengenal saya sebagai seorang sarjana pertambangan, yang pada umumnya bekerja diperusahaan tambang yang lumayan bonafid dengan bayaran yang cukup tinggi. Saya juga menguasai beberapa bahasa asing, yang tentunya menambah “nilai jual” saya. Tetapi mengapa saya malah menekuni bisnis MLM secara fulltime?

1. Saya tidak mau bekerja untuk uang. Daripada saya bekerja memperkaya bos, mengapa saya tidak menjadi bos yang tentunya bisa memperkaya diri saya sendiri? Memiliki bisnis sendiri pasti lebih baik daripada jadi pegawai.
2. Saya tidak suka disuruh-suruh, walaupun dibayar. Harga diri saya terlalu mahal untuk dijual, dan saya tidak mau jual diri demi uang.
3. Saya belajar banyak tentang hubungan manusia di bisnis MLM, dan ini tidak pernah diajarkan di sekolah.
4. Saya belajar benar-benar berbisnis dan menghasilkan uang, bukan teori demi teori saja.
5. Saya bisa belajar memimpin, dan orang-orang yang saya pimpin meliputi orang kalangan bawah sampai orang kalangan atas. Di mana lagi bisa didapatkan kenikmatan ini??? Kapan lagi bisa bicara di depan 1,500 orang seperti yang pernah saya alami???
6. Saya menjadi penerjemah membantu chairman perusahaan MLM saya tanpa dibayar, dan saya senang sekali karenanya. Saya bisa memperlakukan dia sebagai rekan sederajat, bukan sebagai atasan. Saya tidak perlu takut bercanda ria atau menggodanya, karena saya bukan pegawainya. Saya pun tidak takut dimarahi kalau salah, karena dia toh tidak menggaji saya. Alasan yang sama juga saya pakai ketika saya membantu tim support system MLM saya tanpa dibayar.
7. Kalau mau menikah dalam 3 tahun (sejak pertama kali berbisnis MLM), dimulai dari nol (tanpa memiliki apa-apa), harus beli mobil, rumah, pesta, honeymoon, mana bisa kalau jadi pegawai???
8. Saya bisa berpacaran dengan rekan kerja (downline) saya, dan bekerja sama saling menyemangati selama menjalankan bisnis. Kalau di perusahaan konvensional, pacaran dengan rekan sekerja sudah tidak disarankan, apalagi menikah (salah satu harus keluar). Di MLM, saya bisa menikah dengan downline saya, dan bisnis saya tetap tumbuh makin besar, hubungan pun makin lengket (karena kumpul lebih dari 8 jam setiap hari, dibandingkan dengan orang lain yang hanya kumpul waktu weekend atau hanya beberapa jam setiap hari).
9. Saya bisa mengalahkan orang yang mengajak saya (upline saya), baik dari segi pendapatan, peringkat maupun omzet. Di tempat lain, bawahan pasti selalu kalah dengan atasan (skema piramid).
10. Saya bisa kaya dengan membantu upline saya lebih kaya, karena upline saya juga membantu saya agar bisa kaya. Di perusahaan biasa, pegawai hanya memperkaya bos tanpa punya kesempatan dirinya sendiri bisa kaya. Sejarah menunjukkan: pegawai tidak pernah kaya. Orang terkaya selalu bukan pegawai (selalu kaya dari saham). Pegawai termahal tidak seorang pun yang masuk daftar orang terkaya, berapa pun gajinya, dan semua tunjangan hilang ketika pensiun (kalau pun ada, minimal jumlahnya).

Diposkan oleh Andhika Hantyo P di 13:46 1 komentar
Membangun Organisasi Network-Marketing Dengan Teknik ABC

Jika Anda baru bergabung dengan sebuah bisnis network-marketing, Anda akan diminta untuk menuliskan sebuah daftar berisi nama orang-orang yang dikenal baik teman, saudara, keluarga, kolega, teman kantor, dan sebagainya. Kemudian, Anda diminta untuk menghubungi orang-orang tersebut untuk menceritakan kesempatan bisnis yang Anda tawarkan. Metode tersebut adalah metode yang telah dipraktekkan selama lebih dari setengah abad. Walaupun metode tersebut cukup sederhana, tetap saja hanya segelintir orang yang berhasil melakukannya dengan sukses.

Kalau begitu, bagaimana caranya untuk meningkatkan tingkat keberhasilan dalam merekrut di bisnis network-marketing?

Supaya tingkat keberhasilan merekrut dapat meningkat, Anda harus menyadari bahwa kegiatan merekrut adalah sebuah proses yang terdiri dari beberapa bagian :

Satu, Anda menawarkan sebuah kesempatan bisnis, sebuah kesempatan untuk menjadi boss.

Dua, Anda menawarkan kesempatan untuk bergabung dengan sebuah perusahaan network-marketing.

Kedua tahap di atas harus Anda lewati dengan benar sebelum Anda dapat mengajak prospek Anda untuk bergabung dalam bisnis network-marketing yang Anda jalankan.

Berapa persen dari orang-orang yang Anda kenal ingin menjadi boss dan memiliki usaha sendiri?

Saya yakin, jika memungkinkan, lebih dari 85% dari orang-orang yang Anda kenal bercita-cita menjadi boss dan memiliki usaha sendiri. Artinya, jika kendala-kendala yang ada dapat diatasi, 85% dari orang-orang yang Anda kenal akan memilih untuk menjadi boss dan menjalankan bisnis sendiri daripada bekerja untuk orang lain.

Kalau begitu, mengapa tidak semua dari 85% orang yang Anda kenal tersebut menjalankan bisnis mereka sendiri? Biasanya dikarenakan oleh adanya beberapa kendala, antara lain :

Satu : Dibutuhkan modal yang besar untuk memulai sebuah bisnis.

Dua : Dibutuhkan waktu yang banyak untuk mengelola sebuah bisnis.

Tiga : Resiko untuk memulai sebuah bisnis sangat tinggi.

Empat : Tidak tahu cara untuk memulai dan menjalankan sebuah bisnis.

Dengan Teknik ABC, Anda dapat secara bertahap menawarkan bisnis network-marketing kepada prospek Anda. Dengan Teknik ABC, ke-empat kendala yang menghambat seseorang untuk menjalankan bisnis sendiri dapat ditiadakan sehingga potensi Anda untuk merekrut juga meningkat secara signifikan.

Tahap-tahap yang terkandung dalam Teknik ABC adalah sebagai berikut :

Satu, Tahap A : Hapuskan kendala-kendala yang ada.

Dua, Tahap B : Hapuskan keraguan-keraguan yang timbul.

Tiga, Tahap C : Pelajari dengan serius dan mengambil keputusan untuk bergabung atau tidak.

Tahap A : Hapuskan kendala-kendala yang ada.

Skenario : Anda dan teman sedang berbicara santai sambil minum kopi. Kemudian Anda mencoba melihat apakah teman Anda merupakan prospek yang baik untuk bisnis network-marketing. Berikut ini kira-kira adalah diskusi yang berlangsung :

Anda : Saya merasa sudah waktunya untuk saya memulai bisnis kecil-kecilan. Anda pernah berpikir untuk melakukan hal yang sama?

Teman Anda : Tentu saja. Saya sudah berkali-kali memikirkan untuk mulai menjalankan bisnis kecil-kecilan.

Anda : Mengapa tidak direalisasikan?

Teman Anda : Sulit untuk direalisasikan. Terlalu banyak kendala…. Perlu modal besar, perlu komitmen waktu yang sangat banyak, resikonya besar di tengah krisis moneter. Lagipula, saya kan seorang insinyur. Saya tidak memiliki latar belakang bisnis.

Anda : Wah, Anda salah besar. Bagaimana kalau saya tunjukkan sebuah bisnis yang bisa dimulai dengan modal kecil, bisa dijalankan secara part-time, memiliki resiko yang sangat minim. Selain itu, Anda juga akan diberikan training dan pelatihan secara gratis. Anda berminat?

Teman Anda : Kalau begitu, saya tentu berminat.

Anda baru saja mempraktekkan Tahap A dari Teknik ABC. Pada tahap ini Anda memaparkan potensi yang ditawarkan oleh bisnis network-marketing, tanpa menyebutkan kata-kata network-marketing maupun MLM.

Tahap B : Hapuskan keraguan-keraguan yang ada.

Pada tahap ini, Anda mulai menyebut istilah “network”, “jaringan” ataupun “multi-level”. Biasanya pada tahap ini, Anda akan mengetahui apakah seorang prospek itu antusias terhadap bisnis network-marketing atau tidak.

Ada beberapa tipe prospek pada Tahap B Teknik ABC. Tipe-tipe meraka adalah :

Tipe Skeptis, yaitu orang-orang yang berpikiran bahwa network-marketing itu adalah penipuan sejenis penggandaan uang, money game dan sebagainya.

Tipe Netral, yaitu orang-orang yang pernah secara sepintas mendengar tentang beberapa perusahaan network-marketing yang besar, akan tetapi tidak pernah secara serius mempelajari bisnis ini.

Tipe Potensial, yaitu orang-orang yang berminat untuk memempelajari lebih lanjut mengenai bisnis network-marketing.

Di Tahap B, Anda bertujuan untuk menghapuskan keraguan-keraguan pada benak prospek Anda dengan memberikan informasi yang tepat dan benar tentang bisnis network-marketing. Informasi-informasi tersebut mungkin berupa artikel-artikel yang ditulis oleh beberapa selebriti maupun tokoh masyarakat. Tujuan dari Tahap B adalah untuk mempresentasikan bisnis network-marketing secara umum sebagai bisnis yang legal, dan berpotensi tinge dengan resiko rendah, dan bukan untuk mempromosikan bisnis atau perusahaan network-marketing yang Anda jalankan.

Jika Anda bertemu dengan Tipe Skeptis ataupun Tipe Netral, kemungkinan Anda untuk berhasil melewati Tahap B dengan sukses cukup terbatas. Hal ini dikarenakan Tipe Skeptis telah memiliki cara pandang tentang industri network-marketing yang sulit di hapus. Sedangkan untuk Tipe Netral, kemungkinan mereka tidak tertarik dikarenakan oleh alasan-alasan lain.

Jika Anda bertemu dengan Tipe Potensial, Anda dapat melewatkan Tahap B dan langsung memasuki Tahap C.

Tahap C : Pelajari dengan serius dan mengambil keputusan untuk bergabung atau tidak.

Pada Tahap C Teknik ABC, Anda memberikan materi presentasi mengenai perusahaan network-marketing yang Anda jalankan. Selain itu, Anda juga perlu menjelaskan mengenai beberapa produk utama dan business-plan dari perusahaan network-marketing yang Anda jalankan. Setelah itu, barulah Anda mengajak prospek Anda untuk mengambil keputusan untuk bergabung.

Kunci utama dari keberhasilan merekrut dan mengembangkan organisasi network-marketing bukanlah dari meyakinkan prospek mengenai potensi bisnis network-marketing, tetapi dari mengajak prospek-prospek untuk melihat dan mempelajari bisnis network-marketing. Biasanya setelah seorang prospek secara serius melihat dan mempelajari bisnis network-marketing, ia akan tergerak untuk mencoba untuk menjalankannya.

Teknik ABC yang diterapkan secara baik akan meningkatkan rasio orang-orang untuk melihat dan mempelajari bisnis network-marketing secara serius. Semakin banyak orang-orang yang berhasil Anda ajak untuk mempelajari bisnis network-marketing, semakin tinggi juga keberhasilan proses rekruting dalam mengembangkan organisasi bisnis network-marketing Anda.
Diposkan oleh Andhika Hantyo P di 13:39 0 komentar
Hukum Pygmalion – Hukum Berpikir Positif

Pygmalion adalah seorang pemuda yang berbakat seni memahat. Ia sungguh piawai dalam memahat patung. Karya ukiran tangannya sungguh bagus.Tetapi bukan kecakapannya itu menjadikan ia dikenal dan disenangi teman dan tetangganya. Pygmalion dikenal sebagai orang yang suka berpikiran positif. Ia memandang segala sesuatu dari sudut yang baik.

* Apabila lapangan di tengah kota becek, orang-orang mengomel.Tetapi Pygmalion berkata, “Untunglah, lapangan yang lain tidak sebecek ini.”
* Ketika ada seorang pembeli patung ngotot menawar-nawar harga, kawan-kawan Pygmalion berbisik, “Kikir betul orang itu.” Tetapi Pygmalion berkata, “Mungkin orang itu perlu mengeluarkan uang untuk urusan lain yang lebih perlu”.
* Ketika anak-anak mencuri apel dikebunnya, Pygmalion tidak mengumpat. Ia malah merasa iba, “Kasihan,anak-anak itu kurang mendapat pendidikan dan makanan yang cukup di rumahnya.”

Itulah pola pandang Pygmalion. Ia tidak melihat suatu keadaan dari segi buruk, melainkan justru dari segi baik. Ia tidak pernah berpikir buruk tentang orang lain; sebaliknya, ia mencoba membayangkan hal-hal baik dibalik perbuatan buruk orang lain.

Pada suatu hari Pygmalion mengukir sebuah patung wanita dari kayu yang sangat halus. Patung itu berukuran manusia sungguhan. Ketika sudah rampung, patung itu tampak seperti manusia betul. Wajah patung itu tersenyum manis menawan, tubuhnya elok menarik. Kawan-kawan Pygmalion berkata, “Ah,sebagus-bagusnya patung, itu cuma patung, bukan isterimu.” Tetapi Pygmalion memperlakukan patung itu sebagai manusia betul. Berkali-kali patung itu ditatapnya dan dielusnya. Para dewa yang ada di Gunung Olympus memperhatikan dan menghargai sikap Pygmalion, lalu mereka memutuskan untuk memberi anugerah kepada Pygmalion,yaitu mengubah patung itu menjadi manusia betul. Begitulah, Pygmalion hidup berbahagia dengan isterinya itu yang konon adalah wanita tercantik di seluruh negeri Yunani.

Nama Pygmalion dikenang hingga kini untuk mengambarkan dampak pola berpikir yang positif. Kalau kita berpikir positif tentang suatu keadaan atau seseorang, seringkali hasilnya betul-betul menjadi positif.

Misalnya,
* Jika kita bersikap ramah terhadap seseorang, maka orang itupun akan menjadi ramah terhadap kita.
* Jika kita memperlakukan anak kita sebagai anak yang cerdas, akhirnya dia betul-betul menjadi cerdas.
* Jika kita yakin bahwa upaya kita akan berhasil, besar sekali kemungkinan upaya dapat merupakan separuh keberhasilan.

Dampak pola berpikir positif itu disebut dampak Pygmalion. Pikiran kita memang seringkali mempunyai dampak fulfilling prophecy atau ramalan tergenapi, baik positif maupun negatif. Kalau kita menganggap tetangga kita judes sehingga kita tidak mau bergaul dengan dia, maka akhirnya dia betul-betul menjadi judes.

* Kalau kita mencurigai dan menganggap anak kita tidak jujur,akhirnya ia betul-betul menjadi tidak jujur.
* Kalau kita sudah putus asa dan merasa tidak sanggup pada awal suatu usaha, besar sekali kemungkinannya kita betul-betul akan gagal.

Pola pikir Pygmalion adalah berpikir, menduga dan berharap hanya yang baik tentang suatu keadaan atau seseorang. Bayangkan, bagaimana besar dampaknya bila kita berpola pikir positif seperti itu. Kita tidak akan berprasangka buruk tentang orang lain. Kita tidak menggunjingkan desas-desus yang jelek tentang orang lain.

Kita tidak menduga-duga yang jahat tentang orang lain.

Kalau kita berpikir buruk tentang orang lain, selalu ada saja bahan untuk menduga hal-hal yang buruk. Jika ada seorang kawan memberi hadiah kepada kita, jelas itu adalah perbuatan baik. Tetapi jika kita berpikir buruk,kita akan menjadi curiga, “Barangkali ia sedang mencoba membujuk,” atau kita mengomel, “Ah, hadiahnya cuma barang murah.” Yang rugi dari pola pikir seperti itu adalah diri kita sendiri.Kita menjadi mudah curiga. Kita menjadi tidak bahagia. Sebaliknya, kalau kita berpikir positif,kita akan menikmati hadiah itu dengan rasa gembira dan syukur, “Ia begitu murah hati. Walaupun ia sibuk, ia ingat untuk memberi kepada kita.”

Warna hidup memang tergantung dari warna kaca mata yang kita pakai

Kalau kita memakai kaca mata kelabu, segala sesuatu akan tampak kelabu. Hidup menjadi kelabu dan suram. Tetapi kalau kita memakai kaca mata yang terang, segala sesuatu akan tampak cerah. Kaca mata yang berprasangka atau benci akan menjadikan hidup kita penuh rasa curiga dan dendam.Tetapi kaca mata yang damai akan menjadikan hidup kita damai.

Hidup akan menjadi baik kalau kita memandangnya dari segi yang baik. Berpikir baik tentang diri sendiri. Berpikir baik tentang orang lain. Berpikir baik tentang keadaan. Berpikir baik tentang Tuhan.

Dampak berpikir baik seperti itu akan kita rasakan. Keluarga menjadi hangat. Kawan menjadi bisa dipercaya. Tetangga menjadi akrab. Pekerjaan menjadi menyenangkan. Dunia menjadi ramah. Hidup menjadi indah. Seperti Pygmalion, begitulah.
Diposkan oleh Andhika Hantyo P di 13:36 0 komentar
Dua Kunci Sukses Bisnis Network-Marketing

Jika Anda bertanya kepada pelaku bisnis network-marketing tentang kunci sukses dalam menjalankan bisnis ini, Anda akan mendapatkan beragam jawaban atas pertanyaan tersebut. Tapi, berdasarkan pengalaman dan pengamatan saya, hanya ada 2 kunci sukses dalam menjalankan bisnis network-marketing. Kalau begitu, apakah kedua kunci sukses di bisnis network-marketing???

Kedua kunci sukses tersebut adalah :

1. KONSISTENSI : Anda harus konsisten dalam menjalankan bisnis network-marketing Anda hari-demi-hari, bulan-demi-bulan, tahun-demi-tahun. Sebagai seorang network-marketer, Anda harus konsisten dalam menggunakan produk perusahaan Anda. Selain itu, Anda juga harus konsisten dalam menjalankan kegiatan-kegiatan untuk mengembangkan organisasi network-marketing Anda. Kegiatan-kegiatan pengembangan bisnis yang harus Anda lakukan secara konsisten adalah : melakukan presentasi, merekrut distributor baru, membimbing dan mendidik distributor baru supaya mereka dapat melakukan hal yang sama. Jika Anda dapat menjalankan kegiatan-kegiatan di atas secara konsisten selama 2 s/d 3 tahun dalam mengembangkan bisnis network-marketing Anda, hampir boleh dipastikan Anda akan dapat menikmati residual income yang tinggi dari bisnis network-marketing yang Anda jalankan.
2. JANGAN PERNAH MENYERAH : Penyebab utama kegagalan sebuah bisnis network-marketing adalah distributor yang menyerah. Semua pelaku bisnis network-marketing harus sadar bahwa kebebasan finansial tidak akan datang dengan sendirinya setelah formulir pendaftaran distributor ditanda-tangani oleh mereka.

Banyak pekerjaan dan pengorbanan yang harus dilakukan selama 2 s/d 3 tahun pertama menjalankan bisnis ini sebelum residual income yang diperoleh dapat memberikan kebebasan finansial yang Anda impikan. Selama 2 s/d 3 tahun pertama itulah Anda melakukan investasi dan membangun asset. Residual income baru akan datang setelah fondasi asset Anda berdiri dengan kokoh.

Bisnis network-marketing adalah bisnis yang paling adil karena hasil yang Anda peroleh dari bisnis network-marketing benar-benar merupakan buah dari investasi modal, waktu dan usaha yang Anda tanamkan.

Jika Anda menjalankan bisnis network-marketing atas kesadaran Anda sendiri dan tanpa paksaan orang lain, maka Anda juga dapat menyerah dan berhenti menjalankan bisnis network-marketing kapan saja tanpa paksaan orang lain.

Intinya adalah, jika Anda dapat menyerah kapan saja, mengapa harus menyerah sekarang??? Mengapa harus menyerah sekarang jika Anda tahu bahwa dengan sedikit usaha tambahan dan konsistensi dalam menjalankan bisnis, Anda dapat mendapatkan residual income dan kebebasan-finansial yang Anda idam-idamkan 2 s/d 3 tahun kemudian?

Anda sendiri yang harus menentukan apakah Anda akan menjadi seorang yang SUKSES ataupun GAGAL di bisnis network-marketing. Semuanya terserah Anda!!!
Diposkan oleh Andhika Hantyo P di 13:34 0 komentar
Pemain Baru di Bisnis Network Marketing

Jika Anda pernah menghadiri presentasi bisnis network-marketing pada saat bisnis network-marketing mulai beroperasi di Indonesia kurang lebih 10 tahun yang lalu, Anda akan melihat banyak ibu-ibu rumah tangga yang hadir. Sekarang, bisnis network-marketing telah digeluti oleh orang dari berbagai kalangan dan latar belakang yang berbeda, tapi yang berkembang paling pesat adalah pelaku network marketing baru dari kalangan eksekutif dan kalangan professional.

Perkembangan industri network-marketing selama satu dekade terakhir telah berhasil menarik minat banyak kalangan untuk ikut berpartisipasi. Saat ini, kita sudah melihat banyak professional yang menjalankan dan mengembangkan bisnis network-marketing mereka sendiri.

Sekarang, jika Anda menghadiri presentasi bisnis network-marketing, sudah merupakan hal yang lumrah untuk melihat dokter, bankir, pengacara, bintang sinetron, selebritis yang berpartisipasi dalam presentasi bisnis tersebut.

Meningkatnya partisipasi dari kalangan eksekutif dan professional memberikan kontribusi yang tinggi terhadap perkembangan industri network-marketing. Dengan bergabung, kalangan professional membawa keahlian teknis, pengakuan sosial dan juga kredibilitas terhadap industri network-marketing. Para professional ini adalah orang-orang yang mempunyai karir yang relatif mapan dan penghasilan yang relatif tinggi.

Kalau begitu, mengapa para eksekutif dan professional ini berminat menggeluti bisnis network-marketing?

Para professional tertarik untuk menggeluti bisnis network-marketing karena bisnis ini menawarkan potensi kebebasan finansial (financial freedom) dan kebebasan untuk mengatur hidup mereka sendiri tanpa harus bergantung kepada orang lain.

Para professional adalah calon-calon yang ideal untuk menggeluti bisnis network-marketing. Mengapa?

Mari kita analisa kehidupan seorang dokter. Seorang dokter bekerja 10 s/d 12 jam sehari, dan kadang-kadang harus siaga 24 jam. Memang tidak dapat dibantah bahwa penghasilan seorang dokter relatif cukup tinggi. Jika seorang dokter memperoleh pendapatan Rp.300 juta per tahun, penghasilan tersebut tetap saja merupakan penghasilan linear (linear income). Seorang dokter menerima income jika mereka bekerja/berpraktek, jika mereka tidak bekerja/berpraktek, income tidak akan datang dengan sendirinya.

Walaupun seorang dokter memperoleh income yang relatif tinggi, ia juga menginginkan lebih banyak waktu untuk keluarganya, untuk mengembangkan hobbynya atau untuk menikmati liburan dengan keluarganya. Bisnis network-marketing memungkinkan seorang dokter untuk mencapai apa yang tidak ditawarkan oleh penghasilan linear dia.

Kalangan eksekutif (seperti bankir) juga menginginkan hal yang sama. Akibat Krisis Moneter, banyak bankir yang dulu memperoleh income ratusan juta per tahun mengalami PHK hingga harus mencari sumber income lain dan dapat memberikan income tinggi secara lebih terjamin.

Untuk para eksekutif yang tidak terkena PHK akibat krisis moneter, mereka mungkin harus bekerja 2 kali lebih keras tanpa memperoleh kenaikan gaji. Oleh karena itu, mereka juga mulai mempertimbangkan alternatif-alternatif lain untuk memperoleh income yang tinggi. Lagi-lagi, bisnis network-marketing merupakan solusi yang mereka butuhkan.

Network-marketing adalah satu-satunya bisnis yang beresiko rendah, tetapi berpotensi memberikan hasil yang luar biasa tinggi. Hal ini tentu saja menarik untuk para professional yang walaupun mempeoleh income yang tinggi, tetapi harus dengan mengorbankan waktu yang seharusnya di-alokasikan untuk keluarga dan orang-orang tercinta.

Saya yakin, dengan berlalunya waktu, akan semakin banyak lagi eksekutif dan professional yang juga akan ikut bergabung dan mengembangkan industri network-marketing ini.

Jika Anda adalah seorang professional yang sedang mempertimbangkan untuk menggeluti bisnis network marketing, dengan senang hati saya akan bekerjasama dengan Anda untuk mewujudkan financial independence yang Anda impikan.
Diposkan oleh Andhika Hantyo P di 13:32 0 komentar
Network Marketer & Konglomerat Properti : Sebuah Analogi

Jika Anda menjalankan bisnis network marketing, maka Anda dapat di-ibaratkan seperti seorang konglomerat properti yang mempunyai banyak asset-asset properti berupa gedung dan perkantoran bertingkat. Bagaimana mungkin???

Bisnis network marketing adalah sebuah bisnis jangka panjang yang akan memberikan hasil berupa residual income secara terus-menerus walaupun usaha awal untuk memperoleh income tersebut telah selesai dilakukan pada waktu yang lampau. Seorang network marketer perlu menginvestasikan modal, meluangkan waktu untuk membangun organisai network-marketing secara perlahan-lahan, satu distributor demi satu distributor. Pada saat organisasinya telah berkembang, sukses dan produktif, residual income akan diperoleh secara terus menerus walaupun ia memutuskan untuk tidak lagi aktif menjalankan bisnis network marketingnya.

Seorang konglomerat properti juga membutuhkan waktu yang lama untuk merencanakan proyek properti, membangun pondasi, menyelesaikan konstruksi setingkat demi setingkat hingga akhirnya selesai membangun gedung bertingkat yang menghasilkan uang sewa secara terus-menerus di kemudian hari.

Jika Anda baru saja memulai bisnis network marketing Anda, kemungkinan besar Anda akan bertemu dengan orang yang mentertawai, menganggap remeh atau bahkan mencemooh usaha Anda dalam mengembangkan bisnis network marketing Anda. Pada saat Anda berada dalam posisi sulit tersebut, Anda dapat memberikan jawaban sebagai berikut :

“Teman, mari saya ceritakan proyek apa yang sedang saya kerjakan. Saat ini, saya sedang menjalankan proyek jangka panjang untuk mencapai kebebasan finansial (financial freedom). Proyek yang saya kerjakan sekarang kurang lebih mirip sebuah proyek properti. Bisa diibaratkan saya sedang membangun apartemen 50 kamar untuk dikontrakkan kepada orang lain.”

“Anda sendiri tahu bahwa perlu waktu untuk membangun apartemen 50 kamar bukan?? Nanti kalau sudah selesai dibangun, saya akan menikmati income dari hasil mengontrakkan 50 apartemen tersebut kepada orang lain.”

“Saat ini, saya sedang dalam proses konstruksi gedung apartemen-nya. Wajar saja kalau sewaktu saya membangun gedung tersebut, saya perlu melakukan investasi. Dan tentu saja selama periode konstruksi gedung apartemen tersebut, saya masih belum akan menikmati uang sewanya, bukan??”

Berhentilah berbicara sejenak. Lawan bicara Anda pasti sadar bahwa tidak mungkin memperoleh uang sewa apabila gedung apartemen 50 kamar tersebut belum selesai dibangun.

Kemudian lanjutkan pembicaraan Anda :

“Begitulah keadaannya. Saat ini saya sedang berada dalam tahap membangun. Nanti kalau sudah selesai, akan saya kabarkan dan bersama-sama akan kita lihat hasilnya.”

“Bagaimana dengan Anda?? Apakah Anda melakukan proyek jangka panjang untuk masa depan Anda??”

Cukup demikian tanggapan Anda. Tergantung kepada lawan bicara Anda untuk memahami dan mempelajari bisnis network marketing yang sedang Anda jalankan.

Jangan pernah merasa malu mengakui bahwa Anda melakukan bisnis network marketing!!!

Anda memang benar-benar menjalankan proyek jangka panjang, sama seperti halnya seorang konglomerat properti. Apakah seorang konglomerat properti merasa malu jika gedung bertingkat yang dibangunnya sedang dalam tahap perencanaan dan konstruksi??? Tentu saja tidak!!! Oleh karena itu, Anda juga tidak perlu merasa malu mengakui keterlibatan Anda di bisnis network marketing. Berapa banyak income yang Anda harapkan dari bisnis network marketing Anda?? Semuanya terserah Anda. Yang perlu Anda ingat adalah, Anda sedang membangun asset yang akan menghasilkan income di kemudian hari. Mungkin perlu waktu beberapa tahun untuk dapat menikmati hasil dari investasi Anda. Konglemerat properti juga membutuhkan waktu beberapa tahun sebelum dapat menikmati income dari menyewakan gedung bertingkat yang dia bangun.

Jadi, berapa banyak income yang Anda harapkan dari bisnis network marketing Anda???

Sengaja di posting cuma sekedar untuk motivasi yang dapat diterapkan di segala bidang, bukan hanya bisnis, tinggal kita melihat dan mengarahkan konten dan frame berpikir kita…. semua ilmu adalah baik tergantung penggunaannya….
(dari blog motivasi DBS)

Analogi Pendidikan Kita

Posted in daily with tags , , , , , , , on December 13, 2008 by ariedjoeanda

Anak Kita “Generasi Bingung”

Oleh Bahron Anshori

MUNGKIN kita lupa bahwa pintar saja tidak cukup. Kepintaran mampu mencetak banyak uang, mungkin benar. Namun, sukses hidup terlalu sepele jika dinilai hanya dari banyak uang. Nyatanya, tidak semua aneka kehidupan bisa dibeli dengan uang.

Kelaparan anak di Amerika sekarang, konon, lantaran mereka tak punya arah hidup. Pintar-pintar, tetapi rasa untuk merasa hilang, krisis spiritual, kerawanan jiwa, dan merasa hidup nihil (tak berarti). Tak sedikit orang yang kelihatan mapan secara ekonomi, sekarang membutuhkan “logotherapy”, terapi untuk penyakit orang yang hidupnya tanpa makna (meaningless life).

Gambaran kelabu seperti itu kelihatannya sedang memberi warna pada Generasi X, generasi dunia paling bungsu sekarang ini. Setelah baby boomers tahun 1950-an, baby busters tahun 1964-an, kini Gen-X dijuluki orang sebagai “generasi bingung” (ambivalensi). Hidup mewah, mandiri, tetapi tak merasa bahagia. Mereka mencari makna hidup ke mana-mana, termasuk mencarinya pada narkoba, namun tak juga menemukan.

Mengapa?

Bisa jadi lantaran pendidikan dunia sudah berubah seperti “PABRIK” (Ivan Illich). Anak dididik bukan untuk tujuan yang bersifat moral, tetapi lebih untuk alasan ekonomi semata. Orangtua, sekolah, bahkan pemerintah, masih menyimpan pendapat, “Untuk apa sekolah bila tujuannya bukan untuk mencari duit.” Maka tak heran bila sebagian pejabat negeri ini melakukan KKN (karena merasa sudah begitu besar biaya yang dikeluarkan untuk sekolah). Ini sebagai akibat bila anak digiring menjadi “mesin pencetak uang” belaka. Karena itu mereka menjadi stres sendiri (akibat hal ini, di Jepang makin banyak anak sekolah yang bunuh diri).

Sukses hidup dianggap identik dengan banyak uang semata. Kurikulum sekolah pun tak lagi mencerminkan suara masyarakat. Peran sekolah cenderung hanya mengajar dan tidak lagi mendidik. Otak anak dijejali kurikulum yang belum tentu perlu. Menghargai NEM begitu tinggi. Nilai hafalan nama kecamatan, nama tokoh, tahun sejarah, dan hal-hal yang tak ada keperluannya sebagai bekal memecahkan masalah hidup, di negara maju dianggap hanya menambah sempit disket memori otak anak saja. Lalu bagaimana dengan sekolah kita?

Jutawan Henry Ford mengaku bukan anak sekolahan. Ketika ditanya tentang nama tokoh, ia tidak tahu, lalu mengatakan cuma perlu waktu beberapa menit untuk menjawabnya dari ensiklopedi. Apa gunanya menjadi “ensiklopedi berjalan” bila pengetahuan itu tidak bisa membantu memecahkan masalah hidup, katanya. Tanpa sadar otak anak kita pun hanya dijadikan gudang fakta, bukan mesin pengolah data.

Singapura kini meninggalkan pendidikan yang cuma mengisi otak dengan ilmu dan bukan memampukan anak memakai otaknya untuk menggagas, dan bersolusi (think tank). Alasannya, orang sukses tidak harus super. Bukan isi otak saja yang menentukan sukses seseorang, tetapi bagaimana otak ditata laksana (David J Schwartz).

Pandai memakai otak saja pun belum cukup. Sekolah, harus menjadi laboratorium pengembangan diri. Itu sebabnya sekolah harus dipimpin insinyur kepribadian agar kelak anak menjadi profesor kebahagiaan.

Anak sekarang gagal mewarisi nilai orangtua, guru, dan pemerintah. Nilai hidup berdisiplin salah satunya. Berdisiplin harus menjadi pergumulan anak paling awal, karena disiplin sarana utama untuk mengatasi masalah hidup (M Scott Peck). Itu sebabnya belajar bukan untuk sekolah, melainkan untuk hidup. Kalau pintar saja tetapi tidak disiplin, berarti tidak menjunjung tinggi kebenaran, tak mau menerima tanggung jawab, dan tidak terbiasa menunda kepuasan. Bila itu yang terjadi, akan jadi apa anak kita nanti?

Tanpa disiplin tak mungkin mencetak anak jujur. Bukankah kini makin susah mencari orang jujur. Tugas utama sekolah dan orangtua adalah membuatkan “peta” agar anak tidak cuma pintar tetapi juga JUJUR. Pintar tetapi tidak jujur, tidak lebih baik daripada kurang pintar tetapi jujur.

Kita lupa kalau sejak kecil setiap manusia adalah murid. Setiap anak membutuhkan “peta” untuk memandu sikap, pikir, rasa, dan prilaku, sebab kita tidak dilahirkan dengan “peta”. “Peta” memandu anak tahu rasa arah, terisi spiritualitasnya, dan merasa diri bermakna. Pendidikan agama saja tidak cukup. Agama tidak hanya ditanam di kepala, tetapi juga di hati. Untuk totalitas hidup itu pendidikan harus kembali ke basic (Buchori).

Sayang, tidak semua orang tua punya sikap seperti kata Kahlil Gibran, “Anak, bukanlah milik kita. Mereka itu seperti anak panah, dan kita busurnya. Kebebasan anak tak boleh dirampas oleh arah busur hidup yang salah.” Hari depan anak jangan dibuat sesat oleh ambisi orangtua. Tak sedikit profesional kendati banyak uang merasa tidak sukses, sebab tidak mencintai pekerjaannya. Kesalahan karierisme menjadikan mereka cuma tukang, dan bukan seniman berprofesi. Misal, dokter jadi anemer, atau insinyur jadi pegawai bank.

Ketika kebanyakan sekolah hanya mengajar dan tidak lagi mendidik, anak bergumul di tengah krisis moral. Nilai-nilai yang menyimpang juga diserap anak dari masyarakatnya yang sakit. Mereka bingung melihat kebenaran menjadi soal selera, dan moral digantikan pilihan individu. Anak sudah kehilangan kemampuan membedakan yang salah dari yang benar.

Riset George Barna di sekolah-sekolah Amerika tahun 1994 menunjukkan, bila anak tak mengenal standar kebenaran, mereka akan berbohong kepada orang tua, suka menyontek, mencuri, terlibat narkoba, menyakiti orang lain, hidup tanpa tujuan, merasa kesal, kecewa, dan marah kepada kehidupan. Munculnya kekerasan, sikap tak jujur, tak menaruh hormat pada kehidupan, melakukan seks bebas, lebih disebabkan karena mereka tak punya, atau sudah kehilangan pendukung moral.

Kini, di luar sekolah dan di luar rumah tumbuh kekacauan moral. Moralitas yang berpusat pada Tuhan tampaknya sedang beralih kepada moralitas relativistis yang berpusat pada manusia. Anak melihat orang beragama ternyata belum tentu (masih) punya moral. Anak kebingungan berdiri di pinggiran pintu moral. Itu isyarat anak membutuhkan “peta”.

Pintar dan beragama saja, tetapi tak bermoral, apa jadinya. Tidak lagi cukup memperjuangkan anak lebih pintar dan lebih pintar lagi tetapi lupa membangun dan menyusun jiwa serta kepribadiannya. NEM tinggi saja bukan jaminan sukses. NEM tidak mengukur kepribadian dan kreativitas. NEM bukan segalanya. Keliru, jika mengukur anak dari kuantitatifnya belaka seperti pemerintah selama ini lupa membangun karakter bangsa, dan hanya sibuk membangun fisik.

Beberapa waktu lalu, mantan PM Malaysia, Mahathir Mohamad cemas dan gundah sebab gagal mengubah karakter Melayu tak seulet etnis Cina, yang juga sebangsanya. Kebanyakan orangtua kita pun masih menafikan ukuran kualitatif anak seperti itu. Tentu kita angkat topi kepada sekolah yang mau mempertimbangkan ukuran kualitatif anak, bukan ukuran kecerdasan semata.

Pintar tetapi kurang bermoral bisa saja berharta dan bertakhta. Itu sebab kekacauan moral sekarang makin banyak kita saksikan di mana-mana. Begitu banyak paradoks di depan kehidupan orang dewasa yang anak lihat setiap hari.

Kekalutan hidup berbangsa kita selama ini pun bisa jadi berawal dari kurang baiknya karakter mayoritas nama besar yang sukses, hanya karena banyak harta dan punya takhta belaka. Penyebabnya, sangat bisa jadi karena pendidikan negeri ini hanya mampu mencetak nama besar, namun gagal melahirkan orang besar, dan anak kita bingung mau jadi yang mana. Semoga bermanfaat. [Diolah dari berbagai sumber]

Acer Peduli Ngeluarin Produk Baru

Posted in daily with tags , , , , , , , , , , , , , , , , on November 21, 2008 by ariedjoeanda

Beberapa hari yang lalu gw cari-cari info harga LEPI (“laptop”) bahasanya gw ma doi, karena $ selalu melonjak-lonjak ga pernah berhenti, ga mau diem, jadi ya tanya deh ke salah satu toko langganan gw yang pasti gw tinggal di Lampung ya tokonya juga ada di Lampung lebih tepatnya lagi Bandar Lampung, bukannya sok pengen tahu atau sebagainya, tapi karena tugas dan tanggung jawab inilah gw cari-cari informasi itu, karena gw bakal ambil 4 unit LEPI sekaligus (emang duitnya ga terlalu besar untuk ukuran 4 unit). So… gw langsung aja dah iseng-iseng mail ke ACER Supportnya nanyain kepastiannya. Nah di bawah ini email balesan dari si ACER PEduli itu.

Helpdesk Case ID: 181120081313

Dear Mr. Arie,

Thank you for choosing Acer product.

According to your e-mail below, we would like to give you the information:

Acer plan to launched our two new products from eMachines around December this year, which is:
– eMD720 notebook
- eML1200 desktop PC

Acer headquarter in Taiwan may distribute & release one type of product to many country in different phase in time & different specification features.
Therefore, regarding to those unit are not released yet by Acer Indonesia, you should be sure that Acer product you want to buy have an Official Acer Indonesia Warranty by identifying the Serial Number attached to the unit (usually shorten to S/N contains of 22 digits number & alphabet combination) and sealed with bar code sticker under the unit or on its warranty card by calling Acer Contact Center or through this link:

http://www.acerpartners.com/mywarranty/

Herewith we also attached announcement about Official Acer Indonesia Warranty & sample of PT. Acer Indonesia official warranty card:

If you still have another question, you may send e-mail to peduli@acer.co.id, or call Acer Contact Center at phone number (+6221) 2650-7777.
Thank you for your kind attention & coooperation.

Best Regards,

Sunar Sasongko
Product Info & Warranty Team
Acer Contact Center
PT Acer Indonesia
Telp: (021) 2650 7777
Fax: (021) 6231 2997
www.acer.co.id

Wah ternyata emang lumayan murah kalo di bandingin spek yang bakal gw ambil neh, jadi pikir punya pikir, udah karena bisa safing banyak dari alokasi budget, kenapa ga!!!!! Langsung deh gw panjer (bahasa kampung gw) kalo orang kota bilang DP (bahasa bule = DownPayment) nah dari itulah gw tunggu deh 3 kurang lebih, pas gw di telpon kalo tuh barang dateng, so pasti gw seneng eh malah yang pelayan tokonya kasih kabar kalo dia juga ga sreggg dan rada kecewa deh gitu ngeliat barangnya…. apa karena aneh, fiturnya juga ga menarik…. atao karena BRAND baru yang di keluarkan ACER, wah kalo aja neh bukan buat institusi ga mikir 2x gw pasti embat neh LEPI, lumayan murah coy karena pas gw DP itu harga dengan kurs $US12.300 lumayan deh dapet lebih dari budget yang ditetepin bisa bayar angsuran motor. Dengan rasa penasaran gw datengin tuh toko dan liat wahhhhhhhhhhhhhhhhhhh :( ga sesuai dengan permintaan gw, coba neh ACER tetep pakek BRAND dia, bukan BRAND baru dengan Lisen ACER….. pasti terjamin aman dah…., bisa bayar motor 1 bulan kan lumayan buat genepin 11 bulan buat tutup buku tahun 2008.

But kalo lo mau beli neh produk ACER, ga usah mikir dua kali kalo buat COST dijamin murah…….:D, Kalo gw sih tetep nungguin ACER ngeluarin produk PEDULI lagi, tapi yang lebih keren dah…. yang seeep gitu dengan harga anak sekolahan tapi kualitas KANTORAN. Thanks infonya ACER……………

Soal Ujian TIK….buat SBI Kelas XI

Posted in daily with tags , , , , on November 17, 2008 by ariedjoeanda

Nah anak-anakku, sodaraku, temen-temenku. Bentar lagikan bakal ujian tuh kalian, ada 2 pilihan neh yang mau saya kasih soal ujiannya,

  1. Soal ujian saya buat sendiri, dengan total soal 40 Soal Pilihan Ganda, yang materinya Pengenalan Internet dan Jaringan serta pendalaman materi kemaren, web desain, database pakek MySQL, dan cara registrasi di hosting gratisan.
  2. Atau kalian bikin sendiri soal-soalnya, dan kirimkan ke email saya. Untuk masalah materinya kalian ambil dari buku TIK KTSP/Bahan Diskusi/Pengetahuan Umum/dan masukkan materi pendalaman kemaren, mulai dari buat database MySQL, desain webnya dan registrasi hosting gratis sampe installasi script pakek FANTASTICO.

Berhubung dah diliat ama si Retno SBI XI 1 maka, persyaratan untuk membuat soal itu tidak dikerjakan oleh 1 orang siswa tapi setiap siswa menyumbangkan 5 soal + kunci jawaban, soal yang sama secara otomatis akan di delet. Rolling Soal pada saat ujian kemungkinan akan terjadi :D

Oke…. silakan kalian pilih, mungkin itu sudah termasuk kisi-kisi dari saya… selamat belajar.

Registrasi Hosting Gratis + Installasi Script

Posted in daily with tags , , , , , , , , , , , , , , on November 15, 2008 by ariedjoeanda

Cara registrasi hosting gratis dan installasi script di hosting tersebut…. tutorial ini dibuat untuk kalangan pemula. Langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut :

  1. Siapin dulu deh kopi/softdrink/ato apalah + makanan ringan, boleh juga yang berat
  2. Siapin pena, kertas buat catet alamat [url / domain] web lo tar nya + password / user namenya
  3. Nah langkah ini sangat penting silakan klik http://www.000webhost.com/?id=21672
  4. Akan tampil gambar seperti ini

setelah itu pilih tab ORDER NOW maka akan tampil seperti gambar di bawah ini

Bila kalian sudah punya DOMAIN yang telah di REGISTER [premium domain] langsung aja masukan DOMAIN tersebut, akan tetapi kalo belom punya ga usah kwatir isikan saja pada text SUBDOMAIN, dan terus isikan saja semua textbox yang ada untuk registerasi. seperti gambar dibawah ini :

Kalo telah mengisikan registrasi form tinggal tunggu deh beberapa menit, maka akan tampil deh seperti gambar berikut ini

Klik [ Enter Control Panel ] untuk masuk ke dalam kontrol panel hosting kita. Maka akan tampil menu control panel seperti gambar dibawah ini.

Nah kalo mau tahu apa si itu control panel, silakan google aja ya….. oke lanjut aja neh kalo mau installasi script silakan pilih aja FANTASTICO Auto Installer pada Menu Group Software / Service. Saya akan memberi contoh installasi WORDPRESS pada hosting ini. Perhatikan Gambarnya

Dari gambar diatas tinggal klik aja New Installation setelah itu isi path / direktori intallasi terus isikan Username dan Password pada text field form nya,

selanjutnya tinggal klik aja deh Install WordPress, setelah proses installasi secara otomatis, maka akan tampil Pesen berhasil installasi

Langkah selanjutnya adalah melihat hasil installasi kita…..caranya tinggal kita buka jendela kosong pada browser kita, trus masukan nama website kita seperti yang telah kita registrasikan seperti http://tastedlah.net23.net.

Untuk masalah posting segalam macem caranya ga jauh beda dengan wordpress biasa…. sama percis tinggal masuk ke wp-admin nya aja. Nah Selesai dah Tugas Installasi WordPress di Hoting Gratisan….. Met Mencoba ya….

To….Be….Continue… atawa Bersambung deh…. To Kasih Themes nya WP, dan Laen-laen

Mau Belajar OpenSource + Pemrograman Object + Teknisi Komputer

Posted in daily with tags , , , , , , , , , , , , , on November 8, 2008 by ariedjoeanda

OpenSource merupakan Software/Sistem Operasi/Aplikasi yang berlisensi GPL, selain bisa diunduh secara gratis, kita juga bisa ngopreknya secara bebas. Saat ini banyak sekali Aplikasi/Software yang bersifat OpenSource. Paket OpenSource yang saya sediakan adalah sebagai berikut.

* Web Programming Menggunakan PHP/MySQL

Materi Web Programming antara lain :

CSS, Pembuatan Database menggunakan MySQL, Desain dan LayOut WebSite.

* Linux Basic dan Network Basic

Materi Linux Basic antara lain :

Installasi, Pemahaman directory/file pada linux, perintah-perintah dasar linux, pengenalan lingkungan desktop dan Aplikasi Office Linux.

* Pemrogramman Objek

Materi Pemrogramman antara lain :

Pengenalan Struktur Data, ERD, DFD dan Relasi Database, Pembuatan program-program berbasis database [stand alone / client server], menggunakan Delphi, FoxPro, VB.

* Teknisi Komputer

Materi Teknisi Komputer antara lain :

Pengenalana Perangkat keras komputer, perakitan komputer, Partisi Harddisk, Installasi, Driver Installer, Software Installer, Update Antivirus, TroubleShooting, DataBackup.

Hanya tersedia private kelas dengan 8 kali pertemuan [ 1 minggu 2 kali tatap muka ], waktu anda sendiri yang mementukan, lama belajar 2,5jam/tatap muka. Khusus untuk Teknisi Komputer hanya 5 kali tatap muka.

Metode pembelajaran teori langsung studikasus [ 25% Teori 75% Praktek ]

Biaya Belajar

1. Web Programming Rp. 850.000,-
2. Linux Basic dan Network Basic Rp. 750.000,-
3. Pemrogramman Objek Rp. 700.000,-
4. Teknisi Komputer Rp. 650.000,-

Selain menyediakan jasa pendidikan, kami juga siap menjadi IT Consultan anda dalam hal Pembelian/Pengadaan Komputer, Pembuatan Web Site baik Personal, Coorporate ataupun Edukasi, Sebagai Consultan/Pengembang dari Migrasi Sistem, Networking.
Bagi yang berminat, silakan Hubungin Ari Juanda = 0721 7385011 atau Ali Imran 0721 7524939. Atau silakan datang langsung ke SRA Clinic di Jl. Z.A. Pagar Alam No. 40 depan Baso Lho Gg. Dempo Labuhan Ratu Kedaton Bandar Lampung 35142 setiap hari dari Pukul 08.00 Wib – 20.00 Wib.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.